You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
33 Warga Ikuti Sosialisasi Hewan Penular Strategis
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

33 Kader Jumantik dan PKK Disosialisasikan Penyakit Hewan Menular

Sebanyak 33 kader Jumantik dan PKK di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarat Pusat mengikuti sosialisasi penyakit hewan menular di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Rustanti.

Ini untuk pembekalan pengetahuan

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat, Bayu Sari Hastuti mengatakan, para kader diperkenalkan dengan penyakit hewan yang berpotensi menular ke manusia. Seperti halnya rabies dan juga flu burung.

"Ini untuk pembekalan pengetahuan. Kami pilih Jumantik dan PKK karena mereka itu paling tahu rumah mana yang memiliki anjing, kucing ataupun burung," ujar Bayu, Senin (20/11).

500 Siswa SDN 01 Pagi Cipedak Ikuti Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran

Ia menjelaskan, berbagai pencegahan juga disosialisasikan, misalnya vaksinasi rutin setahun sekali, binatang anjing harus dirantai, Hewan Penular Rabies (HPR) tidak boleh dilepasliarkan, hingga syarat-syarat memelihara hewan unggas.

Sementara itu Erni (36) Kader Jumantik RW 10 Tanah Tinggi mengaku, sosialisasi ini sangat bermanfaat. Ia berencana akan meneruskan pengetahuan ini kepada warga saat Jumat sekaligus kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

"Nanti pas ada PSN kita ke rumah warga. Momen itu akan saya manfaatkan untuk sosialisasi ini kepada warga, terutama warga yang memiliki unggas, dan HPR," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

    access_time02-10-2026 remove_red_eye3255 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

    access_time02-10-2026 remove_red_eye2878 personAnita Karyati
  3. Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1626 personTiyo Surya Sakti
  4. Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

    access_time01-10-2026 remove_red_eye1446 personNurito
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1231 personFolmer